17. Jul, 2021

<< Ren.Har. Jumat, 16 Juli 2021 >>

<< Ren.Har. Jumat, 16 Juli 2021 >>

Renungan Harian (833.1)
Jumat, 16 Juli 2021

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih, selamat membaca Renungan Pagi ini. Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya, Puji Tuhan.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.

<< Ren.Har. Jumat, 16 Juli 2021 >>

Doa. : Hal Berdoa (Matius 6:5-15)
Jud. : Diperkaya dalam Kemurahan Hati
Bac. : 2 Korintus 9 (1-15)
Nats. : 2 Korintus 9 :11
Bac.S. : Mazmur 120-131

Bacaan Alkitab : 2 Korintus 9 (1-15)
Pengumpulan uang untuk Yerusalem
(1) Tentang pelayanan kepada orang-orang kudus tidak perlu lagi aku menuliskannya kepada kamu. (2) Aku telah tahu kerelaan hatimu tentang mana aku megahkan kamu kepada orang-orang Makedonia. Kataku: "Akhaya sudah siap sedia sejak tahun yang lampau." Dan kegiatanmu telah menjadi perangsang bagi banyak orang. (3) Aku mengutus saudara-saudara itu, agar kemegahan kami dalam hal ini atas kamu jangan ternyata menjadi sia-sia, tetapi supaya kamu benar-benar siap sedia seperti yang telah kukatakan, (4) supaya, apabila orang-orang Makedonia datang bersama-sama dengan aku, jangan mereka mendapati kamu belum siap sedia, sehingga kami untuk tidak mengatakan kamu merasa malu atas keyakinan kami itu. (5) Sebab itu aku merasa perlu mendorong saudara-saudara itu untuk berangkat mendahului aku, supaya mereka lebih dahulu mengurus pemberian yang telah kamu janjikan sebelumnya, agar nanti tersedia sebagai bukti kemurahan hati kamu dan bukan sebagai pemberian yang dipaksakan.
Memberi dengan sukacita membawa berkat
(6) Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. (7) Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. (8) Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. (9) Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya." (10) Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu; (11) kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami. (12) Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah. (13) Dan oleh sebab kamu telah tahan uji dalam pelayanan itu, mereka memuliakan Allah karena ketaatan kamu dalam pengakuan akan Injil Kristus dan karena kemurahan hatimu dalam membagikan segala sesuatu dengan mereka dan dengan semua orang, (14) sedangkan di dalam doa mereka, mereka juga merindukan kamu oleh karena kasih karunia Allah yang melimpah di atas kamu. (15) Syukur kepada Allah karena karunia-Nya yang tak terkatakan itu!

Ayat Nats. : 2 Korintus 9 :11
(11) kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.

Bacaa Alkitab Setahun : Mazmur 120-131
Mazmur 120
Dikejar-kejar fitnah

(1) Nyanyian ziarah.
Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN
dan Ia menjawab aku:

(2) "Ya TUHAN, lepaskanlah aku
dari pada bibir dusta,
dari pada lidah penipu."

(3) Apakah yang diberikan kepadamu
dan apakah yang ditambahkan kepadamu,
hai lidah penipu?

(4) Panah-panah yang tajam dari pahlawan
dan bara kayu arar.

(5) Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh,
karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!

(6) Cukup lama aku tinggal
bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.

(7) Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara,
maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121
TUHAN, Penjaga Israel

(1) Nyanyian ziarah.
Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung;
dari manakah akan datang pertolonganku?

(2) Pertolonganku ialah dari TUHAN,
yang menjadikan langit dan bumi.

(3) Ia takkan membiarkan kakimu goyah,
Penjagamu tidak akan terlelap.

(4) Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur
Penjaga Israel.

(5) Tuhanlah Penjagamu,
Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.

(6) Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang,
atau bulan pada waktu malam.

(7) TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan;
Ia akan menjaga nyawamu.

(8) TUHAN akan menjaga keluar masukmu,
dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122
Doa sejahtera untuk Yerusalem

(1) Nyanyian ziarah Daud.
Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku:
"Mari kita pergi ke rumah TUHAN."

(2) Sekarang kaki kami berdiri
di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.

(3) Hai Yerusalem, yang telah didirikan
sebagai kota yang bersambung rapat,

(4) ke mana suku-suku berziarah,
yakni suku-suku TUHAN,
untuk bersyukur kepada nama TUHAN
sesuai dengan peraturan bagi Israel.

(5) Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan,
kursi-kursi milik keluarga raja Daud.

(6) Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem:
"Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.

(7) Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu,
dan sentosa di dalam purimu!"

(8) Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku
aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"

(9) Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita,
aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Mazmur 123
Berharap kepada anugerah TUHAN

(1) Nyanyian ziarah.
Kepada-Mu aku melayangkan mataku,
ya Engkau yang bersemayam di sorga.

(2) Lihat, seperti mata para hamba laki-laki
memandang kepada tangan tuannya,
seperti mata hamba perempuan
memandang kepada tangan nyonyanya,
demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita,
sampai Ia mengasihani kita.

(3) Kasihanilah kami, ya TUHAN, kasihanilah kami,
sebab kami sudah cukup kenyang dengan penghinaan;

(4) jiwa kami sudah cukup kenyang
dengan olok-olok orang-orang yang merasa aman,
dengan penghinaan orang-orang yang sombong.

Mazmur 124
Terpujilah Penolong Israel

(1) Nyanyian ziarah Daud.
Jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita,
--biarlah Israel berkata demikian--

(2) jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita,
ketika manusia bangkit melawan kita,

(3) maka mereka telah menelan kita hidup-hidup,
ketika amarah mereka menyala-nyala terhadap kita;

(4) maka air telah menghanyutkan kita,
dan sungai telah mengalir melingkupi diri kita,

(5) maka telah mengalir melingkupi diri kita
air yang meluap-luap itu.

(6) Terpujilah TUHAN yang tidak menyerahkan kita
menjadi mangsa bagi gigi mereka!

(7) Jiwa kita terluput seperti burung
dari jerat penangkap burung;
jerat itu telah putus,
dan kitapun terluput!

(8) Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN,
yang menjadikan langit dan bumi.

Mazmur 125
Aman dalam lindungan TUHAN

(1) Nyanyian ziarah.
Orang-orang yang percaya kepada TUHAN
adalah seperti gunung Sion yang tidak goyang,
yang tetap untuk selama-lamanya.

(2) Yerusalem, gunung-gunung sekelilingnya;
demikianlah TUHAN sekeliling umat-Nya,
dari sekarang sampai selama-lamanya.

(3) Tongkat kerajaan orang fasik tidak akan tinggal tetap
di atas tanah yang diundikan kepada orang-orang benar,
supaya orang-orang benar tidak mengulurkan
tangannya kepada kejahatan.

(4) Lakukanlah kebaikan, ya TUHAN, kepada orang-orang baik
dan kepada orang-orang yang tulus hati;

(5) tetapi orang-orang yang menyimpang ke jalan yang berbelit-belit,
kiranya TUHAN mengenyahkan mereka bersama-sama
orang-orang yang melakukan kejahatan.
Damai sejahtera atas Israel!

Mazmur 126
Pengharapan di tengah-tengah penderitaan

(1) Nyanyian ziarah.
Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion,
keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.

(2) Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,
dan lidah kita dengan sorak-sorai.
Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa:
"TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"

(3) TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita,
maka kita bersukacita.

(4) Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN,
seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!

(5) Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata,
akan menuai dengan bersorak-sorai.

(6) Orang yang berjalan maju dengan menangis
sambil menabur benih,
pasti pulang dengan sorak-sorai
sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127
Berkat TUHAN pangkal selamat

(1) Nyanyian ziarah Salomo.
Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah,
sia-sialah usaha orang yang membangunnya;
jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota,
sia-sialah pengawal berjaga-jaga.

(2) Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi
dan duduk-duduk sampai jauh malam,
dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--
sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

(3) Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN,
dan buah kandungan adalah suatu upah.

(4) Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan,
demikianlah anak-anak pada masa muda.

(5) Berbahagialah orang yang telah membuat penuh
tabung panahnya dengan semuanya itu.
Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara
dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128
Berkat atas rumah tangga

(1) Nyanyian ziarah.
Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN,
yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!

(2) Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu,
berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!

(3) Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur
di dalam rumahmu;
anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun
sekeliling mejamu!

(4) Sesungguhnya demikianlah akan diberkati
orang laki-laki yang takut akan TUHAN.

(5) Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion,
supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,

(6) dan melihat anak-anak dari anak-anakmu!
Damai sejahtera atas Israel!

Mazmur 129
Terluput dari kesesakan

(1) Nyanyian ziarah.
Mereka telah cukup menyesakkan aku sejak masa mudaku
--biarlah Israel berkata demikian--

(2) mereka telah cukup menyesakkan aku sejak masa mudaku,
tetapi mereka tidak dapat mengalahkan aku.

(3) Di atas punggungku pembajak membajak,
membuat panjang alur bajak mereka.

(4) TUHAN itu adil, Ia memotong
tali-tali orang fasik.

(5) Semua orang yang membenci Sion
akan mendapat malu dan akan mundur.

(6) Mereka seperti rumput di atas sotoh,
yang menjadi layu, sebelum dicabut,

(7) yang tidak digenggam tangan penyabit,
atau dirangkum orang yang mengikat berkas,

(8) sehingga orang-orang yang lewat tidak berkata:
"Berkat TUHAN atas kamu!
Kami memberkati kamu dalam nama TUHAN!"

Mazmur 130
Seruan dari dalam kesusahan

(1) Nyanyian ziarah.
Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN!

(2) Tuhan, dengarkanlah suaraku!
Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian
kepada suara permohonanku.

(3) Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan,
Tuhan, siapakah yang dapat tahan?

(4) Tetapi pada-Mu ada pengampunan,
supaya Engkau ditakuti orang.

(5) Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti,
dan aku mengharapkan firman-Nya.

(6) Jiwaku mengharapkan Tuhan
lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi,
lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.

(7) Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel!
Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.

(8) Dialah yang akan membebaskan Israel
dari segala kesalahannya.

Mazmur 131
Menyerah kepada TUHAN

(1) Nyanyian ziarah Daud.
TUHAN, aku tidak tinggi hati,
dan tidak memandang dengan sombong;
aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar
atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku.

(2) Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku;
seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya,
ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.

(3) Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel,
dari sekarang sampai selama-lamanya!
—————

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 07/Edisi 2021 | edisi berikut

Jumat, 16 Juli 2021

Bacaan   : 2 KORINTUS 9
Setahun : Mazmur 120-131
Nas       : Kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami. (2 Korintus 9:11)

Diperkaya dalam Kemurahan Hati
Salah satu jenis kelompok orang percaya yang senang saya temui adalah orang-orang yang murah hati. Apakah mereka selalu termasuk orang yang berkelimpahan secara materi? Ternyata tidak selalu, bahkan ada yang secara ekonomi terbilang cukup terbatas. Namun, mereka kaya dalam kemurahan hati, sehingga dimampukan untuk memberi dengan kerelaan dan penuh sukacita. Kondisi hati yang demikian saya percaya menarik perhatian Allah memberkati mereka.
Nas renungan hari ini mengajarkan kepada kita mengenai janji berkat kepada orang yang menunjukkan kemurahan hati, dimana Allah tak hanya melipatgandakan "benih yang ditaburkan", tetapi juga menumbuhkan buah-buah kebenaran dari si pemberi (ay. 10). Dari sini kita dapat memahami bahwa orang yang gemar berbagi, ada potensi untuk buah kebenaran dalam hidupnya semakin bertumbuh dan terlihat nyata. Berkat lainnya, hidup si pemberi akan diperkaya dalam kemurahan hati, sehingga ia seolah takkan pernah kehabisan cara untuk menunjukkan kemurahan hatinya kepada sesama. Kehidupan seperti ini disebutkan oleh firman Tuhan akan membangkitkan syukur kepada Allah bagi orang yang melihatnya.
Rindukah kita mengalami berkat dari kemurahan hati? Mari belajar untuk menjadi pribadi yang murah hati, dengan apa pun yang Tuhan percayakan kepada kita saat ini. Tak perlu membandingkan diri dengan keadaan orang lain, supaya kemurahan hati kita autentik, karena kita rindu menjadi saluran berkat bagi sesama. Bukankah Allah juga sudah terlebih dahulu bermurah hati dengan kita? --GHJ/www.renunganharian.net

DALAM KEMURAHAN HATI, ADA BERKAT TUHAN YANG DIALIRKAN.

( ay. 10 ) 2 Korintus 9:10
(10) Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA
—————
Puji Tuhan, Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami, karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan, agar kami mengampuni dahulu, semua kesalahan orang kepada kami, supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan-kesalahan kami (Markus 11:25-26),
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan, Puji Tuhan, Haleluya, Amin.

Have a nice day
Happy Friday
May God Bless you
Today and Always

Copyright: Sabda.org
http: //www.sabda.org/publikas/e-r
http: //www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
http. ///www.muktianapgumelar.net


Jumat, 16 Juli 2021